Friday, June 15, 2007

FOR my SIST'r

Agar Karier Melesat

Kita nggak perlu bangun pukul empat pagi, bergegas ke kantor dan memaksa diri kita banting tulang untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk. Yang penting:

1. Tidak Takut Gagal Kalau kita terlalu bernafsu melakukan segalanya dengan sempurna, dijamin, deh, kita nggak akan berani mencemplungkan diri dalam proyek-proyek yang sulit. Cobalah menerima hal-hal baru dan nggak usah takut gagal. Ambil waktu untuk bikin rencana agar stres berkurang. Kalau akhirnya terjadi kesalahan, jadikan sebagai bahan introspeksi, dan... move on!

2. Tahu Siapa Diri Kita Pikirkan apa 'merek' kita, dengan minta evaluasi tertulis pada atasan tentang kinerja kita. Minta pula masukan dari kawan-kawan dan keluarga. Setelah mendefinisikan nilai lebih kita, mulailah mencari proyek dan kesempatan yang cocok dengan kelebihan kita. Kita tak mungkin sukses banget bila pekerjaan tidak cocok dan seimbang dengan kekuatan kita. Buatlah prioritas dan tujuan dalam karier. Pisahkan tugas-tugas yang bisa didelegasikan. Jangan biarkan orang lain mengatur cara kita bekerja.

3. Menjalin Hubungan yang Diperlukan Cobalah menjalin hubungan bisnis beneran, cobalah menjalin networking dengan orang-orang yang mengenali kekuatan kita. Ajaklah mereka makan siang bersama, agar kita dan dia dapat saling mengenal lebih jauh lagi. Dia pasti lebih suka bekerja sama dengan orang yang dikenalnya dengan baik ketimbang orang yang dijumpainya sekilas di pesta.

4. Sadar Kalau Posisi Tinggi Bukan Boleh Seenaknya Katakan hal baik tentang seorang rekan, dan komentar itu akan memberi cap 'oke' pada diri kita. Seorang atasan perusahaan besar sering kali mengirim e-mail dan bunga sebagai tanda terima kasih kepada anak buahnya yang bekerja keras dan berprestasi baik. Sebagai 'imbalan', para karyawan selalu menunjukkan kerja keras dan prestasi mereka. Sukses bukan berawal dari kerja keras tanpa kenal lelah. Seandainya kita termasuk tipe workaholic, bukan jaminan karier kita bakal sukses. Hal itu berkaitan dengan strategi, agar kita berhasil jadi high achiever, tanpa badan dan otak rontok. Karena itu:

5. Miliki Selera Humor Semua orang merasa nyaman bekerja di lingkungan yang tidak bikin stres. Membuat mereka tertawa dengan melemparkan humor bisa mencairkan situasi tegang. Yang sukar adalah membedakan mana humor yang lucu dan mana yang jayus. Terlalu membesar-besarkan masalah atau menonjolkan diri bikin kita tampak tidak kompeten-garing juga, lagi....

6.Selalu Menjaga KesehatannyaAwalilah hidup sehat dengan kebiasaan makan yang baik. Tiap empat jam, ngemil makanan ringan-buah paling oke-untuk menaikkan metabolisme kita, biar nggak stres. Pilihlah 'makanan pembangkit mood', seperti susu dan daging, karena bisa meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Imbangi dengan asupan karbohidrat yang tepat, seperti segelas susu dan pisang. Jangan lupa teratur berolahraga. Kalau waktu benar-benar terbatas, lakukan aerobik low-impact atau angkat beban ringan.

7. Tahu Kapan Saatnya BeristirahatJadwalkan break untuk cuti atau sekadar istirahat dalam waktu kita, dan mulailah dengan tidur teratur (jangan bergadang!). Ciptakan atmosfer nyaman saat tidur, pastikan kamar kita gelap karena cahaya mempengaruhi proses kimiawi dalam otak. Kendalikan tingkat kebisingan di sekeliling, dan jagalah suhu tubuh yang nyaman.

Smoga bermanfaat